Informasi Seputar Dunia Olahraga

Tiga Legenda Persija Yang Sangat Berprestasi

tiga legenda persija

Overlandexpress.org – Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan nama Bambang Pamungka, siapa yang tidak kenal dengan legenda satu ini yang mempunyai banyak prestasi dan membuat Indonesia sangat bangga dengan keterampilan yang di bawakan Bambang Pamungkas. Tapi apakah kalian tahu tiga legenda persija tahun 1900-an yang mempunyai bakat spektakular ini?

Tiga Legenda Persija Yang Membuat Lawan Merinding

Persija adalah salah satu tim tingkat atas, bagaimana tidak, pemain pemain yang di bawa ke Persija selalu saja pemain pemain berkelas. Oleh karena itu tidak di herankan bahwa Tan Liong Houw, Iswadi Idris dan, Patar Tambunan bergabung dengan persija dan menjadi seorang legenda. Prestasi apa yang mereka dapatkan dan siapa kah mereka?

1. Tan Liong Houw

Pemain kelahiran 26 Juli 1930 ini menjadi superstar persija jakarta pada era 1950-an, di percayakan sebagai gelandang kiri, Tan Liong Houw atau yang di kenal sebagai Latief Harris Tanoto sangat di takuti oleh lawannya. Kecepatan kaki Liong Houw mampu merusak formasi lawan dan mencetak gol – gol yang indah, yang membuat Liong Houw mendapat julukan “MACAN BETAWI”. Bukan hanya itu, Liong Houw pun juga ikut bermain di ajang piala dunia 1956 yang berhasil masuk ke perempatan final, yang akhirnya kalah melawan uni soviet 0-4.

2. Iswadi Idris

Mempunyai tinggi badan 165cm, Iswadi Idris memiliki julukan “Boncel” atau bisa di bilang Messi jaman dulu. Walaupun pendek, Iswadi di percayakan untuk menjadi gelandang tengah dan, sungguh di mengejutkan bahwa Iswandi mampu menggiring bola dengan sangat lincah, dan membuat lawan kebingungan, seperti kaki dan bola sudah menjadi satu. Iswadi Idris menjadi kapten di timnas indonesia selama 1 dekade dari tahun 1970 hingga 1980, dan membuat Idris menjadi orang kedua yang mencetak gol terbanyak, dan orang kedua yang membuat penampilan untuk timnas Indonesia.

3. Patar Tambunan

Bek kanan ini sangat di takuti lawan dengan tubuh yang tinggi dan kegesitannya untuk bereaksi kemana arah bola akan di tuju, mempunyai kemampuan lari yang sangat kencang dan, umpan jarak jauh yang sangat bagus membuat Patar Tambunan bek yang di takuti oleh lawannya. Tercatat di rekor bahwa Patar Tambunan sudah menyumbangkan 60 assits kepada rekan timnya, menggunakan umpan jarak jauh. Patar Tambunan juga meraih medali emas pada ajang asian games 1963, yang sangat di sayangkan bahwa Patar Tambunan tidak turun lapangan di karenakan cidera lutut. Generasi Patar Tambunan di juluki sebagai GARUDA SAKTI dengan prestasi dan permainan yang begitu menarik untuk di lihat. Seperti yang di lansir wikipedia.

Exit mobile version